15 Penyakit umum kambing, analisa dan sembuhkan segera!

Dalam beternak kambing, kita mengenal ada beberapa penyakit yang sering menyerang kambing. Serangannya bisa ringan, tapi ada juga yang bisa menyebabkan kematian jika tidak segera dikenali dan ditangani. Oleh karena itu, pada kesempatan ini kita akan bahas beberapa jenis penyakit yang sering menyerang kambing dan tanda-tandanya, sehingga dapat diambil tindakan nyata sebagai bentuk penanganannya.

Kenali penyakit yang biasa di derita kambing kalian segera

1. Kembung

Kembung atau juga disebut bloat adalah kondisi perut kambing berisi banyak gas yang diakibatkan proses fermentasi yang berjalan cepat dan tidak dapat mengeluarkannya dalam bentuk kentut. Tingginya akumulasi gas dalam perut menekan organ dalam tubuh yang lain dan menimbulkan kesakitan. Sehingga kambing pun melakukan pernapasan dengan mulut terbuka akibat frekuensi pernapasan yang tinggi.

Tanda klinis yang jelas terlihat adalah perut kambing yang membesar atau membengkak akibat penumpukan gas dalam rumen. Rasa sakit yang ditimbulkan akan membuat kambing mendengus dan umumnya akan menendang–nendang ke sisi kiri. Punggung kambing juga membungkuk, serta saat berbaring kambing akan sulit untuk bangun kembali. Jika tidak segera diatasi lama kelamaan bisa semakin parah dan kambing pun bisa mati.

kambing kembung

Biasanya disebabkan terlalu banyak mengkonsumsi legume, hijauan terlalu muda atau mengkonsumsi rumput basah saat dilepas dari kandang. Maka penting bagi peternak untuk berhati–hati dalam memberikan makanan hijauan, hendaknya dilayukan terlebih dulu. Juga jangan melepas kambing saat pagi hari, dimana rumput masih basah karena embun.

Jika kambing mengalami kembung bisa dibelikan obat masuk angin di apotik, ada juga yang meminumkan minyak nabati, ada yang mencekoki kambing dengan soda dan ada juga yang menusuk anus kambing dengan tangkai daun pepaya yang sudah di olesi minyak, kemudian menekan dan memijat agar gas keluar dari perut. Banyak cara bisa di coba, yang terpenting agar si kambing bisa mengeluarkan gas berlebih dalam perutnya baik melaui kentut maupun sendawa.

2. Cacingan

Ada banyak jenis cacing yang bisa menyerang kambing, diantaranya adalah: haemonchus cocortus, Trichuris sp dan Oestophagostomum sp yang kemungkinan besar terdapat pada pakan. Cacing–cacing tersebut akan hidup sebagai parasit di saluran pencernaan, melekat di selaput usus dan menghisap sari makanan, cairan tubuh, darah serta mengeluarkan racun. Kondisi ini menyebabkan kambing menjadi lemah, lesu dan tidak bisa gemuk walaupun diberi makan banyak. Dalam beberapa kasus, kambing muda usia 3–4 bulan yang terkena cacingan bisa kurus dan mati.

Tanda klinis dari kambing yang cacingan: nafsu makan berkurang, lemah, lesu, kurus, perut buncit, bulu terasa kasar, kusam dan rontok. Kambing pun mengalami diare atau mencret. Maka penting untuk menjaga kebersihan kandang dan memberikan obat cacing secara teratur, boleh 3 bulan sekali, 6 bulan sekali atau paling lambat setahun sekali. Obat cacing yang biasa digunakan antara lain cetarin concurat, pheno plus dan wormex powder. Bisa juga diberi ramuan jamu dari: 2 buah pinang tua, 2 sendok makan gula jawa, 5 lembar daun tembakau dan 1 sendok makan serbuk getah pepaya muda. Semua bahan dicampur rata dan dihaluskan dan diberikan setiap 5 hari sekali.

3. Scabies

Scabies atau bahasa awamnya kudis dan kurap. Penyebabnya adalah ektoparasit atau tungau Sarcoptes scabei, Psoroptes communis varovis dan Chorioptes ovis. Biasanya penyakit ini akan menyerang area disekitar telinga dulu, kemudian baru menyebar. Tanda klinis terkena scabies biasanya timbul bercak–bercak merah yang membentuk bisul pada kulit kambing, kemudian kulit yang berbercak akan mulai menebal, mengeras dan bersisik serta gatal. Karena rasa gatal, si kambing akan menggosok–gosokan badannya kedinding kandang yang akan menyebabkan bulunya rontok. Lama kelamaan tubuh si kambing pun akan mulai terlihat kurus karena nafsu makan yang berkurang serta kekurangan darah, sehingga produksi susunya pun akan ikut menurun.

Tungau yang menyebabkan scabies mudah menyebar ke ternak yang lain, maka perlu adanya pengkarantinaan bagi kambing yang terjangkit. Lakukan penyemprotan pada kandang yang tercemar dengan menggunakan desinfektan. Untuk pengobatannya berikan obat anti parasit seperti Ivomec.

kudis kambing

Tapi yang terlebih dulu mencuci kambing dengan disikat menggunakan sabun antiseptik atau deterjen, kemudian potong pendek bulu tebal diarea yang terluka. Ada juga yang meracik sendiri ramuan tradisional yang terdiri dari Oli bekas, minyak goreng bisa juga minyak kelapa, minyak tanah, garam, kapur barus, kapur ajaib, bawang merah, bawang putih, kunyit dan serbuk belerang di campur rata kemudian di olesi ke bagian yang terluka 2 – 3 hari sekali.

4. Orf

Sering disebut juga dakangan atau Ecthyma Contagiosa, disebabkan oleh virus Parapoxvyrus yang bersifat zoonosis dan dapat menular ke manusia. Biasanya kambing terkena orf saat memakan rumput yang berbulu dan debu dari konsentrat. Gejala klinisnya adalah: luka disekitar mulut yang berupa keropeng hitam dan terdapat juga benjolan. Lama–lama bisa menyebar ke sela–sela kuku, akibatnya kambing menjadi kurus karena tidak selera makan. Biasanya orf atau keropeng mulut ini bisa sembuh setelah 1 bulan, tapi dalam kasus tertentu juga bisa menimbulkan kematian jika terjadi infeksi sekunder.

Pengobatannya adalah menggunakan Preparat Iodium dan suntikan antibiotik. Ada juga yang menggunakan pasta yang terbuat dari bahan tradisional seperti biji pinang, kapur sirih dan kunyit yang sudah dibersihkan terlebih dulu kemudian dihaluskan. Pemberian pasta tradisional tinggal dioleskan saja tanpa harus mengelupaskan keropeng pada mulut. Bisa juga diberi vaksinasi untuk pencegahan dan pengkarantinaan agar tidak terjadi penyebaran.

kambing terjangkit Ecthyma Contagiosa

5. Pink Eye

Disebut juga mata belekan, biasanya disebabkan iritasi akibat tertusuk benda seperti: duri, kayu, ujung rambut bahkan debu dari konsentrat. Tapi terkadang bisa juga disebabkan oleh bakteri, virus atau parasit. Gejala klinis yang terlihat biasanya mata kambing sering berkedip, mengeluarkan air dan mata berwarna kemerah–kemerahan. Selanjutnya mata akan keruh dan timbul borok hingga mengalami pembengkakan. Jika tidak ditangani secara langsung dan berkala bisa bertambah parah bahkan mengakibatan kebutaan permanen.

Cara mengobatinya: pertama cuci matanya menggunakan air hangat, kemudian oleskan salep mata khusus kambing yang mengandung antibiotik, sehingga cepat meredakan infeksinya. Atau bisa juga semprotkan campuran teh basi, daun sirih dan garam setiap hari sampai sembuh.

kambing sakit Pink Eye

6. Antraks

Penyebab penyakit antraks adalah virus Bacillus Anthracis yang penularannya melalui kontak langsung, makanan, minuman dan pernafasan. Gejala klinisnya adalah: demam yang tinggi hingga tubuh gemetar, badan lemas, gangguan pernafasan, pembengkakakan kelenjar dada, bada penuh bisul, gangguan pencernaan, mengeluarkan darah dari telinga, mulut, dan anus. Belum ada obatnya, jadi pengendalian penyakit adalah dengan membakar ternak yang mati terserang Antraks.

7. Penyakit Kuku dan Mulut (PMK)

Biasanya disebabkan oleh Apthae Epizootica (AE) yang terdapat di air kencing, susu dan air liur. Gejala klinisnya: nafsu makan berkurang, demam, keluar air liur yang berlebihan, rongga mulut, lidah dan kaki melepuh serta terdapat benjolan berisi cairan bening. Kambing yang terjangkit dipisahkan dan diobati, jaga kebersihan kandang dan berikan vaksinasi.

8. Enterotoxemia

Disebabkan karena makan biji-bijian yang berlebihan hingga bakteri Clostridium Perfringens pada rumen menjadi lebih produktif dikarenakan tingkat keasamannya, sehingga menghasilkan racun yang malahan merugikan si kambing. Gejala klinisnya: kambing berkedut, demam hingga giginya bergemeretak dan perut bengkak. Penyakit ini bisa dicegah dengan vaksinasi tahunan terutama kambing yang menyusui dan jangan terlalu banyak pemberian biji-bijian dalam pakannya.

9. Miasis

Miasis adalah sejenis Korengan atau Belatungan, orang sering mengenalnya juga dengan sebutan Seten. Penyakit ini sering menyerang pada bagian paha kambing betina yang setelah melahirkan sisa darahnya tidak dibersihkan. Bisa juga terjadi pada anak kambing yang baru lahir karena tidak diberikan antiseptik atau anti lalat pada pusarnya. Tapi dalam beberapa kasus juga dapat disebabkan oleh luka karena kandang yang tidak nyaman. Cara pengobatan: bersihkan koreng dengan air, siram dengan minyak kayu putih lalu beri tembakau yang sudah dibasahi dan tutup dengan perban. Gantilah setiap hari sampai keluar belatungnya.

10. Diare atau Mencret

Biasanya terjadi karena adanya gangguan pada saluran pencernaan yang bisa disebabkan oleh bakteri, makanan yang rusak, serta lingkungan atau udara dingin. Gejala klinisnya: kambing tampak lesu, lemah dan juga pucat. Kotoran kambing berwarna hijau muda, hijau mengkilap, hijau kekuningan, hijau kemerahan atau hijau kehitaman. Jika disebabkan makanan, maka hindari pemberian daun kacang-kacangan dan daun muda. Jika karena penyakit bisa diberi jamu dari campuran daun jambu biji, garam dapur dan 1 gelas air kelapa, lalu berikan 1/3 gelas selama 3 hari berturut-turut.

11. Keracunan

Keracunan biasanya terjadi ketika kambing mengonsumsi pakan hijauan yang mengandung racun atau keracunan insektisida. Tanda- tanda keracunan: kejang-kejang, mulut berbusa, selaput lendir mata berwarna kebiru-biruan, dan kotoran bercampur darah. Pada beberapa kasus kondisinya bisa parah dan menyebabkan kematian yang mendadak. Penanganan keracunan: berikan tablet norit atau air kelapa muda. Ada juga yang memberi larutan campuran minyak kelapa, air kelapa muda, garam dan asam jawa. Jika keracunan insektisida, minumkan 1 gelas santan hangat.

12. Mastitis

Mastitis sering dijumpai pada kambing perah karena penyakit ini memang menyerang bagian puting kambing. Sering kali pemicunya adalah bakteri Staphylococcus Aureus atau bisa juga diakibatkan proses pemerahan yang kurang sempurna, sehingga susu belum habis diperah sepenuhnya. Mastitis berakibat pada penurunan jumlah produksi susu dan kualitas dari susu itu sendiri. Cara pengobatan: memberi antibiotik intra-mammary dan memperbaiki proses dari pemerahan susu.

penyakit kambing Mastitis

13. Kuku Busuk

Penyebabnya adalah kandang yang basah dan kotor, sehingga kambing sering menginjak air yang akhirnya terjadi pembusukkan. Tanda-tandanya: celah kuku bengkak dan megeluarkan cairan putih keruh. Kulit kuku mengelupas, timbul benjolan yang menyakitkan hingga si kambing berjalan pincang dan bisa berakhir dengan kelumpuhan. Cara mengobatinya: bersihkan dan potong kukunya, siramkan alkohol lalu perban kaki kambing dan hindarkan dari tempat kotor yang tergenang air.

kutu busuk kambing

14. Pneumonia

Umumnya disebabkan karena keadaan udara yang lembap, dingin dan kotor serta kambing yang tidak terpelihara dengan baik. Gejalanya: kambing sulit bernafas, nafsu makan hilang, sering batuk dan juga demam. Jagalah kandang agar tidak lembap, selalu bersih, tidak tergenang air, menutup kandang jika angin kencang dan lakukan karantina pada kambing sakit. Pengobatan yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan preparat antibiotik.

15. Konstipasi atau Sembelit

Biasanya hanya dialami oleh anak kambing yang baru lahir, karena kotoran pertamanya berwarna hitam kental dan keras sehingga sulit keluar. Anak kambing yang terkena konstipasi selain susah buang kotoran, dia juga akan berguling-guling dan sering mengembik. Maka untuk melancarkan buang air besarnya bisa diberi 1 sendok makan minyak sayur.

Sumber:

Kambingokdogiin(2016).15penyakitumumkambing,analisadansembuhkansegera.http://okdogi.com/2016/07/penyakit-kambing/

7 Tips Mencegah Wabah Penyakit Ayam Bangkok Sumber

Di musim pancaroba, bukan hanya manusia saja yang akan menjadi mudah terserang penyakit. Ayam bangkok aduan yang Anda miliki pun pastilah mengalami hal yang sama. Saat cuaca tidak menentu, perkembangbiakan patogen penyebab penyakit, seperti virus, bakteri, dan jamur memang sangatlah cepat. Di sisi lain, dengan kondisi cuaca yang demikian, kekebalan tubuh malah menjadi turun drastis. Hal inilah yang memungkinkan penyakit jadi sangat cepat menyebar dan menjangkiti kita dan ayam-ayam kita. Mencegah Wabah Penyakit Ayam Bangkok Pada manusia, efek wabah penyakit di musim pancaroba bisa dibilang tidak terlalu jadi masalah. Namun, efek yang ditimbulkan dari penyebaran penyakit pada ayam bisa dikata sangatlah bervariasi, mulai dari yang ringan, hingga yang efeknya berat. Tips Mencegah Wabah Penyakit Ayam Bangkok Obat Cacing untuk Ayam Bangkok Obat Ayam Lumpuh Tradisional Obat Ayam Ngorok Pada kasus flu burung misalnya, akibat yang ditimbulkan dari inveksi dan penyebaran virus ini seringkali sampai membuat banyak peternak ayam mengalami frustasi karena ayam-ayam di kandang mereka mati dengan sangat cepat. Secara finansial, ekonomi, maupun psikologis efek ini tentu sangat memprihatinkan. Untuk itu, diperlukan langkah-langkah pencegahan yang bisa menangkal semua penyakit yang datang ke peternakan kita agar beragam efek tersebut tidak kita alami. Berdasarkan pengalaman saya sebagai peternak ayam bangkok aduan selama 12 tahun, pencegahan penyakit pada ayam sebetulnya bisa dilakukan dengan tips dan cara yang mudah. Asalkan kita teliti dan sigap memperkirakan keadaan, insyaAlloh kita bisa melewati musim penyakit ayam dengan senyum simpul. Berikut akan saya bagikan tips-tips dan cara mencegah penyakit ayam bangkok yang biasa saya terapkan di peternakan saya. 1. Pemilihan Lokasi Kandang Lokasi kandang adalah salah satu kunci sukses budidaya ayam bangkok. Kandang yang terletak di lokasi yang buruk bisa mempengaruhi kelangsungan bisnis budidaya, terutama terkait tingkat penyebaran penyakit ayam, begitupun sebaliknya. Oleh karena itu, tindakan pencegahan ini sebaiknya menjadi early warning bagi Anda yang baru akan memulai usaha budidaya ayam bangkok. Bagi saya, syarat utama lokasi kandang yang baik untuk budidaya ayam bangkok tidak harus muluk-muluk. Yang utama adalah pilihlah lokasi yang benar-benar jauh dari tempat budidaya ayam potong. Ayam potong umumnya dibudidayakan dalam jumlah yang sangat besar sehingga kemungkinan jumlah virus penyebab penyakit pada ayam di lokasi itu juga sangat besar. 2. Tidak Mencampur Ayam Tips mencegah penyakit ayam bangkok yang bisa Anda lakukan selanjutnya adalah usahakan untuk melakukan menejemen peletakan kandang secara tepat. Jangan pernah mencampurkan ayam dalam satu kandang besar. Buatlah kandang yang sederhana dantidak terlalu besar untuk satu ekor ayam saja. Sekat-sekat antar kandang sangat penting untuk mencegah penularan penyakit. 3. Perhatikan Kebersihan Kandang Menjaga kebersihan kandang dan tingkat kelembaban tanah di sekitar kandang juga sangat penting dalam mencegah penyakit ayam bangkok. Seperti diketahui bahwa kandang yang kotor dan lingkungan yang lembab adalah tempat parasit penyebab penyakit berkembang biak. Oleh karena itu, jangan biarkan tempat yang menjadi lingkungan hidup ayam bangkok Anda menjadi sarang penyakit. Lakukan pembersihan kandang secara rutin minimal seminggu sekali dan buatlah drainase (saluran air) agar tanah yang basah di sekitar kandang bisa cepat kering. 4. Kandang Harus Steril Kandang ayam bangkok harus terhindar dari lalu lalang orang atau hewan lainnya. Mereka bisa saja menjadi mediator yang membawa bibit penyakit dari luar masuk ke dalam kandang. Pagar keliling menggunakan batu bata berdasarkan pengalaman saya cukup efektif mencegah penularan penyakit yang datang karena vektor hewan, manusia, serta udara yang masuk ke lingkungan kandang. Ya, meski untuk membuatnya kita perlu menganggarkan dana besar, tapi hasilnya pasti memuaskan dalam jangka panjang. 5. Tindakan Karantina Setiap ada ayam bangkok Anda yang sakit atau ada ayam bangkok baru yang Anda beli dari peternak lain, usahakan untuk melakukan tindakan karantina terlebih dahulu. Karantina dimaksudkan agar ayam sakit tidak menulari ayam yang sehat dan ayam yang berasal dari tempat lain bisa dipastikan tingkat kesehatannya. Tindakan karantina tidak butuh waktu lama. Untuk ayam sakit, karantina dilakukan hingga ayam tersebut pulih dan kembali sehat. Sedangkan untuk ayam baru, setidaknya karantina dilakukan selama 1 minggu. 6. Menjaga Ayam saat Tidur Penularan penyakit seringkali terjadi saat malam hari. Hal ini saya sudah saya buktikan berulang-ulang. Ayam yang pada sore harinya masih sehat dan bugar, seringkali di musim penyakit pada pagi harinya ayam tersebut sudah ditemukan mati kaku. Saya biasa mensiasati masalah ini dengan melakukan penyelubungan kandang ayam menggunakan kain. Selain membuat kondisi dalam kandang menjadi hangat dan ayam terbebas dari gigitan serangga, penyelubungan ini cukup efektif mencegah penularan penyakit lewat udara. Saya biasa menggunakan kain-kain bekas banner yang banyak menumpuk setiap ada acara resmi di tempat kerja. 7. Kebersihan Tempat Pakan Tempat pakan sering kali menjadi sumber masalah penyakit ayam, terutama jika ayam kita makan jenis pakan basah, seperti dedak dan pur. Tempat pakan yang lembab sangat disukai bibit penyakit karena selain lingkungan mikronya cocok untuk berkembang biak, tempat pakan juga biasanya mengandung karbohidrat yang diperlukan bibit penyakit untuk tumbuh. Untuk itu, jika ingin meminimalkan risike serangan penyakit ayam bangkok, Anda juga perlu memelihara tingkat kebersihan tempat pakan mereka. 8. Desinfektasi Meski dalam peternakan skala kecil, desinfektasi juga kadang diperlukan terutama bila wabah penyakit ayam di sekitar lingkungan kandang sudah sangat menggejala. Saya biasanya menyemprot kandang menggunakan cairan desinfektan yang sangat sederhana, yakni menggunakan air sabun. Kandungan bahan aktif di sabun cair atau sabun batangan yang sudah diemulsikan sudah cukup untuk membunuh semua kuman penyebab penyakit pada ayam bangkok. 8. Pakan, Jamu, Suplemen, dan Vitamin Setelah semua cara pencegahan penyakit ayam bangkok yang saya jelaskan di atas sudah dilakukan, sekaranglah saatnya mengeluarkan jurus pamungkas. Jika cara-cara di atas lebih difokuskan untuk pencegahan penyakit dari lingkungan luar, cara terakhir ini merupakan cara yang kita lakukan langsung pada ayamnya, yaitu dengan cara meningkatkan sistem imunitas atau kekebalan tubuhnya dari serangan penyakit. Caranya yaitu dengan memberikan asupan pakan yang cukup, jamu, suplemen, serta vitamin sesuai kebutuhan. Saya tidak akan menjelaskan secara rinci untuk yang satu ini karena sudah sempat saya bahas pada artikel sebelum-sebelumnya. Untuk jamu pencegah penyakit ayam Anda bisa mengetahui ramuan yang biasa saya gunakan pada artikel di link ini, sedangkan untuk vitaminnya, Anda bisa baca di link ini. Demikianlah sekilas pemahaman saya mengenai cara mencegah penyakit ayam bangkok yang saya miliki dan bisa saya bagikan. Semoga bisa diambil manfaatnya sehingga ayam-ayam bangkok aduan kesayangan kita terhindar dari bala penyakit di masa depan. Salam.

Sumber:

Administrator(2016).7Tipsmencegahwabahpenyakitayambangkok.http://www.ayambangkok.web.id/2016/04/mencegah-wabah-penyakit-ayam-bangkok.html
Disalin dari Blog Ayam Bangkok.

Cara Mudah Mengobati Penyakit Pada Ayam Serta Mengenal Ciri Ciri Penyakit Ayam

Cara Mudah Mengobati Penyakit Pada Ayam Serta Mengenal Ciri Ciri Penyakit Ayam

Penyakit ayam merupakan tantangan tersendiri dalam aktivitas peternak. Dalam beternak ayam kampung, ayam hias, kalkun maupun jenis ayam lainya sering menemui tantangan ini. Kadang ayam sehat, kadang pula ayam sering sakit-sakitan. Hal ini sangat wajar terjadi pada usaha peternakan. Hal terpenting apabila ayam sakit adalah mengetahui ciri ayam sakit dan cara penanganannya. Berikutpenyakit yang sering menyerang ayam dan cara mudah mengobatinya yaitu :

  1. Penyakit tetelo

Penyakit ini disebabkan oleh virus, merupakan penyakit super ganas dan menyebabkan banyak kematian.

Ciri-ciri ayam yang terkena penyakit ini antara lain:

  • Jalan sempoyongan bahkan terkadang mundur
  • Leher gerak-gerak
  • Nafsu makan tidak ada
  • Bulu kusam
  • Kadang disertai dengan pilek
  • Mulut berlendir.

Anakan Ayam Polan Mati

Penanganan penyakit tetelo:

Ayam yang sakit dipisahkan, diberikan obat herbal seperti daun pepaya, gula jawa dan temulawak yang direbus secara terus menerus sampai sehat kembali. Ayam yang daya tahan tubuhnya baik bisa sembuh kembali. Disamping itu juga diperlukan vaksin penyakit ND untuk pencegahan pada umur 4 hari, 4 minggu dan 4 bulan.

  1. Penyakit kolera/ berak hijau

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri, merupakan penyakit kronis dan bisa menyebabkan kematian.

Ciri-ciri ayam terkena penyakit ini adalah :

  • Kotoran berwarna hijau (encer)
  • Bulu kusam
  • Sayap menggantung
  • Tidak nafsu makan
  • Kadang disertai dengan pilek
  • Mulut berlendir .

Penanganan penyakit kolera/ berak hijau:

Penyakit ini merupakan penyakit pencernaan sehingga pengobatannya mengunakan koleridin yang bisa di dapatkan toko obat hewan maupun di toko pakan ternak atau unggas bila perlu bisa ditambah obat herbal seperti dau pepaya dan temuireng yang direbus.

  1. Penyakit fox / cacar unggas / patek

Penyakit ini disebabkan oleh virus, penyakit ini terdiri dari 2 tipe yaitu basah dan kering. Ciri-ciri penyakit ini adalah adanya:

  • Benjolan (seperti kutil) pada wajah, pial dan jengger.

Penyakit tipe kering bisa disembuhkan dengan mudah.

Penanganan penyakit fox / cacar unggas / patek :

Penyakit ini secara tradisional dapat disembuhkan dengan mengolesi minyak tanah pada bagian yang sakit secara rutin. Hal ini bisa di lakukan pagi, siang dan sore atau bisa juga pagi sore saja, dalam waktu 3-4 hari insyaAllah sembuh.

  1. Penyakit snot

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri

Ciri-ciri penyakit ini adalah:

  • Adanya pembengkakan pada area sinus ( batas antara hidung dan mata), berlendir (berbau busuk)
  • Tidak nafsu makan
  • Bulu kusam
  • Pilek

Penanganan penyakit snot:

Ayam yang terkena penyakit ini dapat disembuhkan dengan obat amplikol yang bisa di dapatkan toko obat hewan maupun di toko pakan ternak atau unggas.

Dengan mengenal gejala dan pengobatan yang tepat merupakan bentuk dari usaha kita agar ayam bisa tumbuh dan berkembang dengan baik.

 

Sumber:

Admin(2015).CaraMudahMengobatiPenyakitPadaAyamSertaMengenalCiriCiriPenyakitAyam.http://www.jualayamhias.com/cara-mudah-mengobati-penyakit-pada-ayam-serta-mengenal-ciri-ciri-penyakit-ayam/

 

Cara Mencegah Berbagai Penyakit Ayam Kampung

Cara Mencegah Berbagai Penyakit Ayam Kampung

Masalah serius dari peternakan ayam kampung adalah timbulnya berbagai penyakit. Seiring dengan musim kemarau yang berkempanjangan tentu akan menimbulkan berbagai penyakit pula. Untuk itu langkah terbaik dalam beternak ayam adalah mencegah berbagai penyakit ayam. Dengan mencegah akan lebih baik dari pada mengobati bukan?
Banyak penyakit datang dari fasilitas kandang yang kurang baik. Untuk itu langkah mencegah datangnya penyakit adalah sanitasi atau kebersihan kandang itu sendiri. Dengan begitu ancaman dari virus dan bakteri yang merugikan semakin ditekan sehingga penyakit dapat dihindari. Adapun cara mencegah penyakit pada ayam kampung adalah sebagai berikut :

1. Berilah abu atau bahan lain yang dapat menyerap air dari kotoran ayam. Letakkan dimana terdapat penumpukan kotoran ayam. Biasanya di bawah tempat bertengger atau di bawah sarang bertelur. Cara ini dilakukan dengan maksud mengurangi kelembaban atau air pada kotoran. Sehingga virus dan bakteri tidak akan berkembang. Bahan lain yang dapat digunakan adalah kapur atau gamping (bahasa jawa). Bila ingin dijadikan kompos taruh kulit padi atau gabah (bahasa jawa). Usahakan lantai atau litter dalam keadaan kering.

2. Di dalam kandang usahakan udara dapat keluar masuk dengan bebas.
Artinya usahakan kandang memiliki ventilasi atau saluran udara yang cukup. Dengan demikian udara atau bahkan penyakit dapat bersirkulasi dengan baik. Cara ini dimaksudkan untuk ayam mendapat udara yang selalu baru dan dapat mencegah timbulnya berbagai penyakit. Kandang yang terlalu tertutup atau bahkan redup akibat kurangnya udara dan cahaya yang cukup mengakibatkan ayam kurang nafsu makan.

3. Gantilah air setiap paling lama 2-3 hari 1X.
Air harus dalam keadaan yang bersih dan bebas dari tanah atau kotoran ayam. Biasanya untuk kandang model litter akan rawan terhadap air kotor. Jadi pastikan air selalu diganti. Air yang bersih mengurangi tersumbatnya hidung ayam karena biasanya ayam akan mencelupkan paruhnya sampai ke hidungnya. Dengan begitu penyakit dapat dicegah terutama untuk pernapasan.

4. Sarang bertelur (induk) bisanya adalah tempat yang selalu kotor.
Terutama setelah menetas, biasanya akan timbul hewan kecil seperti mreki (bahasa jawa). Untuk itu sarang hanya 1x pakai, bakar sarang tersebut dan ganti dengan yang baru. Tidak hanya itu, sarang bertelur yang pada umumnya lembab akan muncul nyamuk yang juga bersarang di bawahnya. Semprotlah dengan desinfektan atau air daun sirih untuk pencegahan timbulnya penyakit.

5. Pisahkan ayam yang sakit atau isolasikan ke tempat yang jauh dari ayam-ayam sehat.
Dengan mengisolasi ayam yang sakit akan memutus rantai penularan bibit penyakit ayam. Ayam yang sakit biasanya akan berakibat dengan perkembangannya. Untuk itu cara penanggulangannya adalah mengobati dan memacu pertumbuhannya. Dengan kata lain saat ayam yang sakit kita pisahkan langkah yang kita lakukan adalah mengobati penyakit dan memacu dari pakan agar mengejar pertumbuhan dari ayam-ayam yang sehat.

6. Jangan membeli ayam yang sakit!
Ayam yang sakit biasanya didapat dari hasil transportasi atau dari penjual ayam. Untuk itu bila terlanjur dibeli usahakan jangan ditaruh di kandang dahulu. Isolasikan setiap ayam baru sebelum ditaruh di kandang bersama ayam lama meski berada di kandang yang berbeda. Dengan adanya ayam baru yang sakit merupakan langkah awal munculnya penyakit.

7. Karakter asli ayam kampung adalah mengais atau menceker-ceker tanah dengan kakinya.
Dengan begitu kaki ayam menjadi rawan tercemarnya penyakit. Banyak penyakit dimulai dari kaki kotor seperti bubul ayam. Bila kaki ayam kotor atau sakit bubul ayam semprotlah dengan air garam dan bawang putih. Tapi ingat, jangan langsung di goreng ya! 😀

8. Cegah datangnya penyakit dengan menghindari tergenangnya air di kandang ayam.
Air yang menggenang atau kelembaban yang berlebih dapat menjadi sarang berbagai penyakit atau nyamuk yang dapat merugikan ayam di dalam kandang. Kelembaban di dalam kandang yang berlebih mengakibatkan ayam kurang bergerak lincah dan ayam hanya merenung.

9. Kubur ayam yang mati.
Biasanya malah di bakar, tapi menurut kami ayam yang dibakar menjadi pembawa atau penyebar penyakit karena udara yang dihasilkan dari pembakaran ayam yang mati. Dengan mengubur ayam maka tidak akan menimbulkan penyakit namun malah kebalikannya yaitu sebagai pupuk. Kuburlah ayam yang mati di sekitar pohon seperti pisang dan lainnya.

10. Usahakan membersihkan kandang ayam setiap hari.
Sapulah kotoran ayam dengan sapu lidi dan pinggirkan kotoran ayam. Kotoran yang menumpuk di kandang akan menyebabkan bau yang menyengat dan hidupnya bibit penyakit.

11. Berilah tanaman sebagai penyejuk di sekitar kandang.
Ada banyak pilihan yang dapat kita gunakan. Misalnya tanaman anti serangga, dan lainnya. Dengan cara ini dimaksudkan memberi sejuk kandang dan menyerap bibit penyakit. Tanaman ditempatkan di pinggir kandang dan usahakan tanaman yang ada di kandang adalah tanaman yang apabila dimakan ayam akan aman. Seperti sifat ayam yang akan memakan dedaunan di sekitarnya.

12. Pisahkan antara tempat bertengger/nangkring dari tempat bertelur.
Jika sarang bertelur dekat dengan tempat bertengger maka kotoran akan jatuh pada sarang ayam yang dapat merugikan ayam terutama telur yang dierami tersebut.

Selain cara tersebut di atas masih banyak lagi cara untuk mencegah datangnya penyakit ayam. Di antaranya adalah :
a. Semprotlah sekitar kandang pada siang hari untuk mengurangi panas yang berlebih yang dapat menyebabkan stress pada ayam
b. Berilah pakan yang selalu baru. Pakan yang terlalu lama dapat menimbulkan tumbuhnya jamur dan hewan merugikan lain
c. Bersihkan tempat pakan sebelum memberi atau menghidangkan pakan
d. Berilah sarapan pagi yang hangat untuk menghangatkan badan.
e. Berilah kunyit sebagai jamu dan berbagai obat herbal atau jamu alami lainnya.

Sekiranya kurang lebih seperti itu untuk cara mencegah penyakit ayam kampung. Dengan mencegah maka ternakan ayam kita akan nyaman. Salam sukses!

By Maria Dela

Sumber: (2017).caramencegahberbagaipenyakitayamkampung.http://korek12.blogspot.co.id/2013/01/cara-mencegah-berbagai-penyakit-ayam.html

Cara Memberi Obat Pada Sapi

Cara Memberi Obat Pada Sapi

Jika Anda memiliki sapi yang sakit, dia mungkin perlu tembakan untuk memberikan obat yang tepat diperlukan untuk mengembalikan dia untuk kesehatan dan menjaga dia sehat di masa depan. Anda harus selalu berkonsultasi dengan dokter hewan sebelum memberikan sapi tembakan. Tiga jenis tembakan subkutan (yang berarti yang diterapkan secara langsung di bawah kulit), intramuskular (yang berarti obat masuk ke dalam aliran darah pada otot) dan intravena (yang ketika tembakan diberikan langsung ke dalam vena jugularis). Gulir ke bawah ke Langkah 1 untuk mempelajari lebih lanjut tentang memberikan sapi tembakan tersebut.

  1. Menahan sapi sehingga Anda dan sapi aman. Untuk menghindari cedera pada diri sendiri dan rekan kerja, adalah penting bahwa sapi menjadi terkendali dengan baik. Metode pengendalian yang dipilih akan berbeda tergantung pada ukuran, berat dan temperamen sapi. Jika ragu, atau jika ini adalah pertama kalinya Anda memberikan sapi tembakan, ras ternak atau peti harus digunakan, dengan hewan dijamin dengan leher di kepala perlombaan.
    Sebuah ras sapi, atau parasut, adalah lorong sempit hanya cukup lebar untuk satu hewan untuk menyampaikan ke naksir dengan sisi disesuaikan. Berikut pagar samping menekan hewan sehingga dia tidak bisa bergerak dari sisi ke sisi, dan sandaran kepala diikat di lehernya untuk menghentikan hewan dari back up
  2. Baca label obat. Selalu membaca dan mengikuti petunjuk pada label obat. Para produsen obat diwajibkan oleh hukum untuk mencetak petunjuk pada botol injeksi untuk rute yang lebih disukai injeksi dan dosis yang dibutuhkan. Jika ada pilihan untuk memilih antara intramuskular (IM) dan subkutan (SC) rute injeksi, selalu pergi untuk SC karena kurang invasif, yang berarti kurang cenderung merusak daging bangkai yang berharga
  3. Cari segitiga injeksi. Situs ini disukai untuk injeksi, baik di SC dan injeksi IM, adalah segitiga injeksi. Daerah ini segitiga yang terletak di leher yang berisi beberapa struktur vital (seperti pembuluh darah dan saraf). Segitiga injeksi luas di bahu dan mengecil ke arah kepala. Selain nilai eceran daging dari situs ini lebih rendah dari pantat, sehingga Anda cenderung kehilangan uang jika Anda berencana untuk menjual daging sapi
  4. Hama situs di mana Anda akan memberikan tembakan. Anda dapat menggunakan bola kapas dicelupkan ke dalam alkohol untuk membersihkan daerah di mana Anda akan menyuntikkan tembakan. Melakukan hal ini akan menjaga jarum dari membawa bakteri di kulit sapi ke dalam otot sapi, urat, atau arteri
  5. Pilih jarum suntik atau senapan dosis. Suntikan bisa diberikan oleh jarum suntik atau dengan pistol dosis.Perbedaan antara keduanya adalah bahwa dengan jarum suntik, Anda mengontrol berapa banyak obat akan disuntikkan ke sapi, sementara pistol dosis membagi-bagikan volume pre-set kedokteran.
    Sebuah jarum suntik terdiri dari tiga bagian: tubuh (yang berisi obat), plunger (yang cocok pas di dalam laras), dan jarum
  6. Perlu diingat bahwa Anda harus memberikan tembakan di tempat yang berbeda jika Anda memberikan lebih dari satu tembakan. Setelah tembakan awal diberikan, Anda harus memberikan tembakan berikutnya di tempat yang setidaknya empat inci (sekitar lebar sawit) dari lokasi tembakan pertama. Jika Anda tetap menempatkan obat ke tempat yang sama, tubuh sapi akan memiliki waktu yang sulit menyerap
  7. Pilih jarum berdasarkan berat sapi. Ukuran jarum diukur dalam ‘pengukur’. Indeks jarum berbanding terbalik dengan diameter, sehingga semakin rendah gauge, semakin besar jarum. A, kulit sapi muda lebih kecil kurang tangguh dan jarum pengukur halus dapat digunakan daripada yang lebih tua, hewan yang lebih matang yang memiliki tebal, kulit kasar. Anda juga harus mencoba untuk menggunakan pengukur terbaik yang mungkin untuk memastikan bahwa sapi terasa sedikit sakit mungkin
  8. Gunakan jarum pendek untuk SC suntikan. Gunakan jarum pendek, berukuran tidak lebih dari 5/8 inch, untuk SC (injeksi subkutan). Anda hanya perlu menggunakan jarum pendek karena Anda hanya perlu menembus kulit, yang berarti bahwa tidak ada panjang lebar diperlukan. Jarum lagi juga memiliki kecenderungan untuk snap off jika sapi bergerak tiba-tiba
  9. Cobalah untuk menggunakan, jarum steril baru. Idealnya, jarum steril baru akan digunakan untuk setiap injeksi. Namun, hal itu dapat diterima untuk menggunakan jarum yang sama sampai sepuluh suntikan, asalkan tetap tajam dan lurus. ” >Selalu berubah menjadi jarum baru ketika imbang segar terbuat dari botol obat, karena menggunakan jarum tua dapat memperkenalkan kontaminasi.
    Jangan pernah mencoba meluruskan jarum bengkok karena kemungkinan untuk snap
  10. Gunakan ‘tenting’ teknik. Untuk memberikan tembakan subkutan (SC) injeksi, teknik yang dikenal sebagai ‘tenting’ digunakan. Jika Anda tangan kanan, pegang jarum suntik di tangan kanan Anda (dan sebaliknya jika Anda kidal). Identifikasi segitiga injeksi (seperti yang dijelaskan dalam metode 1) dan memilih tempat dekat pusat. Menggunakan tangan kiri, pegang sepotong kulit antara jari telunjuk dan ibu jari, lalu angkat kandang ini tegak lurus (jadi langsung keluar) dari leher untuk membentuk ‘tenda’ kulit
  11. Angle jarum sehingga pada sudut 45 derajat dari kulit tenda. Untuk memberikan suntikan. memegang laras jarum suntik atau senapan dosis di tangan dominan Anda. Berhati-hatilah untuk tidak menyentuh plunger (jika menggunakan jarum suntik) atau pemicu (jika menggunakan perangkat dosis). Angle jarum sedemikian rupa sehingga memenuhi tenda kulit pada sudut 45 derajat
  12. Masukan jarum di tempat suntikan Dengan tegas, menusuk gerak memajukan jarum melalui kulit. Periksa untuk melihat apakah Anda telah memukul arteri atau vena sebelum memberikan obat. Tarik plunger sedikit-jika ada backflows darah ke jarum suntik, Anda telah memukul arteri atau vena dan akan perlu untuk mencoba tempat yang berbeda
  13. Berikan tembakan. Setelah Anda telah memeriksa bahwa Anda tidak memukul arteri atau vena, melepaskan kulit dan menggunakan tangan yang bebas untuk menekan plunger atau mengaktifkan pemicu. Dengan menerapkan lambat, tekanan mantap untuk plunger, memberikan suntikan. Setelah Anda telah memberikan suntikan, menarik jarum dan menempatkan jarum suntik pada kering, bersih permukaan untuk digunakan di masa depan (jika Anda berencana untuk memberikan sapi lebih dari satu shot).
    Tekan tempat suntikan dengan tangan Anda untuk beberapa saat sehingga tempat tidak berdarah terlalu banyak
  14. Tahu mana obat yang terbaik diberikan melalui suntikan IM. Suntikan intramuskular (IM) bekerja terbaik dengan obat yang dimaksudkan untuk diberikan langsung ke dalam aliran darah dari otot. Dua obat terbaik untuk jenis injeksi Terramycin LA (oxytetracycline) dan Rompun (xylazine).Ini adalah antibiotik dan obat penenang masing-masing.
    Ketika diberikan melalui suntikan IM, Terramycin perlahan-lahan melepaskan ke dalam aliran darah dan memberikan long-acting antibiosis
  15. Bantuan sapi untuk tidak merasa sakit. Untuk mengurangi kemungkinan sapi merasakan tusukan jarum, beberapa dokter hewan lembut tapi tegas berdebar tumit kepalan tangan terhadap leher sapi dua atau tiga kali sebelum memperkenalkan jarum
  16. Tempatkan jarum pada sudut 90 derajat dari kulit sapi. Pegang jarum suntik di tangan dominan Anda (benar, jika tangan kanan). Identifikasi segitiga injeksi dan pilih daerah dekat pusat. Tempatkan jarum pada sudut 90 derajat terhadap bidang leher sapi
  17. Masukan jarum ke leher sapi. Dengan tegas, menyodorkan gerakan, memajukan jarum melalui kulit ke dalam otot di bawahnya. Pada titik ini sapi dapat bergeming sehingga sangat penting dia cukup terkendali. Periksa untuk melihat apakah Anda telah mencapai vena atau arteri. Untuk melakukan hal ini:
    Menarik plunger jarum suntik sejumlah kecil dan melihat darah yang backflows. Jika darah backflows ke jarum suntik, Anda telah memukul pembuluh darah. Anda harus menarik diri dan mencoba situs yang berbeda
  18. Mengelola obat. Setelah Anda telah memeriksa bahwa Anda tidak memukul vena atau arteri, Anda dapat mengelola obat. Perlahan-lahan menekan plunger sampai sapi telah menerima dosis yang benar.
    Setelah Anda telah menghapus jarum suntik, tekan tempat dengan jari selama beberapa saat untuk menjaga tempat dari pendarahan
  19. Cari vena jugularis. Anda dapat melakukan ini dengan menjalankan jari-jari Anda pada sisi bagian rendah dari leher sapi. Anda akan merasakan vena jugularis berdenyut, dan dapat menekan (atau push) ke bawah jika Anda menekan di atasnya. Ketika Anda telah menemukan itu, tekan ke bawah bagian bawah vena untuk membuat pembuluh darah tonjolan keluar. Ini akan membantu Anda ketika Anda memberikan tembakan
  20. Periksa untuk memastikan bahwa tidak ada gelembung dalam jarum suntik Anda. Air gelembung, jika disuntikkan ke dalam vena jugularis, dapat menyebabkan risiko kesehatan yang serius. Jika udara hadir, buka tutup jarum suntik, jarum suntik dan tahan tegak dan tekan menggunakan jari-jari Anda, sampai gelembung udara naik dan membubarkan
  21. Masukkan jarum suntik pada sudut yang 45 derajat atau lebih rendah. Anda harus memasukkan jarum suntik ke dalam vena jugularis menggembung.Anda akan tahu apakah Anda telah benar memukul vena jugularis, karena darah akan hampir secara otomatis arus balik ke jarum suntik dan akan bercampur sedikit dengan obat.
    Sementara ini buruk jika Anda memberikan SC atau suntikan IM, ini adalah apa yang Anda inginkan terjadi jika Anda memberikan suntikan IV
  22. Mengelola obat. Tekan ke bawah plunger sehingga obat akan dikeluarkan ke pembuluh darah sapi. Setelah Anda telah memberikan jumlah yang diperlukan obat-obatan, lembut dihapus jarum. Memegang tangan Anda di atas tempat dan menekan selama beberapa saat untuk mengurangi perdarahan yang dapat terjadi ketika Anda memberikan jenis ini ditembak

 

Sumber:Safiramalini(2014).caramemberiobatpadasapi.https://gardeningmachine.wordpress.com/2014/05/28/cara-memberi-obat-pada-sapi/

Cara Melakukan Analisis SWOT Untuk Memetakan Persaingan dan Menentukan Strategi

Pendahuluan: Memulai Usaha Baru Dengan Persiapan Matang

Banyak pengusaha yang gagal mengembangkan usaha mereka menjadi lebih baik.

Penyebabnya adalah kurangnya analisis dan antisipasi jumlah pasokan bahan, pengembangan produk, dan tidak mampu mengimbangi kompetitor.

Solusinya adalah melakukan analisis SWOT sebagai langkah awal membuka usaha dan memenangkan kompetisi.

analisis SWOT
merencanakan strategi untuk memenangkan kompetisi adalah langkah awal yang wajib Anda lakukan

Melakukan Analisis SWOT Untuk Memetakan Persaingan dan Menentukan Strategi

Pengertian analisis SWOT sendiri, seperti yang Kami peroleh dari Wikipedia adalah sebagai berikut:

Analisis SWOT adalah metode analisis yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) dalam suatu proyek bisnis/perusahaan atau suatu spekulasi bisnis. [Sumber: analisis SWOT]

Singkatnya, analisis SWOT dapat Anda gunakan untuk melihat aspek kesiapan Anda dan berbagai faktor yang akan memengaruhi berjalannya usaha Anda nanti.

Untuk melakukan analisis SWOT untuk memulai bisnis Anda, gunakan pertanyaan-pertanyaan berikut:

Strengths: Mengetahui Kekuatan Bisnis Anda

Analisis SWOT yang pertama adalah mengenali kekuatan produk Anda dibanding para kompetitor. Pertanyaannya begini,

  • Apa kelebihan produk Anda dibanding produk kompetitor?
  • Apa yang paling mampu Anda kerjakan/produksi?
  • Bagaimana cara Anda memperoleh bahan baku atau sumberdaya berkualitas dan murah yang tidak dimiliki kompetitor?
  • Menurut pelanggan Anda sebelumnya, apa kelebihan dan keunikan Anda yang menarik mereka?

Anda dapat mencari sendiri kelebihan produk usaha Anda sendiri. Poin pentingnya adalah temukan kelebihan yang mampu meningkatkan daya jual produk usaha Anda, dibandingkan produk kompetitor Anda.

Weakness: Temukan dan Perbaiki Kelemahan

Berlawanan dengan strenght, weakness adalah langkah untuk menemukan kelemahan dari usaha Anda. Cobalah temukan kelemahan perusahaan atau produk Anda dengan pertanyaan berikut:

  • Apakah faktor yang perlu Anda perbaiki?
  • Hal apakah yang harus Anda hindari?
  • Apakah yang menyebabkan calon pembeli tidak menyukai produk Anda?
  • Apakah yang menyebabkan Anda cenderung rugi?
analisis swot
Temukan kelebihan produk usaha Anda, perkuat, dan menangkan kompetisi bisnis! (Image courtesy: depositphotos.com)

Pertanyaan lain dapat Anda buat sendiri, yang jelas pertanyaan tersebut harus mampu menemukan kelemahan produk atau perusahaan Anda.

Jika Anda tetap kesulitan, lakukanlah sedikit survei untuk mengetahuinya dari sudut pandang orang lain.

Opportunities: Menemukan Peluang Baru

Dengan memanfaatkan dua hasil analisis sebelumnya, temukanlah peluang usaha baru untuk memberikan banyak pilihan. Anda dapat mencoba menilik peluang baru dari produk yang Anda produksi sebelumnya dengan pertanyaan berikut:

  • Apakah Anda memiliki ide baru untuk memperbaiki mutu atau memodifikasi produk yang Anda hasilkan?
  • Dapatkah Anda memanfaatkan suatu event, musim tertentu dan kejadian populer untuk menemukan produk baru atau untuk memasarkan produk Anda?
analisis swot
Menemukan peluang memenangkan kompetisi usaha dengan SWOT analysis (Image Courtesy: http://valuationapp.info)

Threats: Menemukan Faktor yang Mengancam Keberlangsungan Usaha Anda

Selain menemukan kekuatan, kelemahan, dan peluang baru bagi usaha Anda, ancaman adalah faktor yang harus Anda antisipasi.

Temukanlah dengan pertanyaan berikut:

  • Apa yang menghalangi usaha Anda untuk berkembang atau mendapat keuntungan?
  • Strategi baru apakah yang diterapkan para kompetitor untuk menjatuhkan penjualan Anda?
  • Apakah Anda memiliki masalah finansial yang mengancam perusahaan Anda?
  • Seberapa besar perubahan teknologi atau permintaan pasar mengancam penjualan produk Anda?

Nah, pertanyaan dasar diatas merupakan beberapa faktor pengancam yang umumnya mengganggu kinerja suatu badan usaha untuk meraih keuntungan.

Dengan analisis SWOT ini, Anda diharapkan siap dan mampu menghadapi ancaman apapun saat Anda memulai usaha serta membekali Anda dengan strategi yang tepat untuk memenangkan kompetisi pasar.

Bonus: Tabel Analisis SWOT Untuk Membantu Anda

Anda dapat mendownload secara gratis tabel template analisis SWOT untuk menemukan kekuatan, kelemahan, peluang pengembangan dan ancaman bagi usaha Anda

[Download: Template-Analisis-SWOT-tempat-usaha-com]

Menyusun Strategi Awal Memenangkan Kompetisi Dengan SWOT Analisis

Setelah melakukan listing menggunakan template analisis SWOT pada section sebelumnya, Bisa kita lanjutkan pada menyusun strategi management bisnis.

Menyusun strategi management bisnis sebagai startup adalah salah satu manfaat analisis ini. Dengan mengidentifikasi kelemahan, keadaan kompetitor dan kelebihan yang dimiliki oleh perusahaan Anda sesuai analisis yang Anda lakukan sebelumnya.

Langkah-langkah Menyusun Strategi Bisnis Berdasarkan Analisis SWOT

Cara menyusun strategi bisnis berdasarkan analisis SWOT bisa Anda pelajari pada langkah-langkah berikut:

#1 Menentukan Target Utama Usaha Anda

Tentukan target utama perusahaan yang Anda miliki sebagai langkah awal.

Buatlah target serealistis mungkin, tapi cukup tinggi untuk menghadapi kompetisi di daerah tempat usaha pilihan Anda.

Misalnya,

menjadi perusahaan produsen biodiesel utama di Jawa Timur.

#2 Deskripsikan Kondisi Internal Perusahaan Dengan Analisis SWOT

Ada dua komponen SWOT yang dapat menggambarkan kondisi internal perusahaan Anda. Komponen tersebut adalah:

  • Strenght   : Kekuatan atau keunggulan utama perusahaan
  • Weakness : Kelemahan perusahaan

Untuk identifikasi kondisi internal perusahaan biodiesel Anda, langsung saja kaji berdasarkan hasil analisa SWOT awal Anda.

Misal:

kekuatan utama dari perusahaan biodiesel Anda adalah penggunaan bahan baku berupa mikro alga yang mampu menyokong produksi biodiesel lebih baik dan lebih murah dibanding bahan baku lain.

sedangkan kelemahan dari perusahaan Anda adalah biodiesel belum mendapat kepercayaan konsumen Jawa Timur sebagai pengganti solar.

Jadi kekuatan utama dari perusahaan Anda adalah pasokan bahan baku yang ekonomis dan lebih efisien.

Sedangkan kelemahannya lebih kearah aspek marketing: masyarakat yang belum biasa menggunakan biodiesel.

 #3 Deskripsikan Keadaan Eksternal Perusahaan Anda

Selanjutnya adalah memetakan kondisi eksternal perusahaan, terutama faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen serta keadaan kompetisi.

Komponen dari SWOT yang digunakan untuk mendeskripsikan kondisi eksternal perusahaan adalah Opportunity dan Threats.

Contoh deskripsinya sebagai berikut:

ditariknya subsidi dan naiknya harga BBM, membuat masyarakat mulai mencari bahan bakar diesel alternatif yang lebih murah, menjadi kesempatan utama perusahaan untuk meningkatkan jumlah penjualan.

sedangkan kelemahannya adalah biodiesel yang Anda produksi memiliki kekentalan yang dapat mengganggu kinerja mesin diesel.

#4 Menyusun Strategi Berdasarkan Permasalahan yang Muncul dan Memaksimalkan Kekuatan untuk Meraup Keuntungan dari Kesempatan.

Jadi dari deskripsi pada section sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa perusahaan biodiesel Anda dapat meraup keuntungan dari masyarakat yang mulai mencari alternatif bahan bakar solar yang murah.

Anda juga memiliki sumber daya yang cukup untuk memenuhi permintaan pasar.

Sedangkan permasalahan utamanya adalah mutu biodiesel Anda masih kurang baik, hingga kemungkinan masyarakat yang masih minim minatnya pada biodiesel, akan protes jika terjadi malfungsi mesin akibat mutu biodiesel yang belum begitu baik tersebut.

Strateginya adalah fokus meningkatkan mutu biodiesel, reduksi kekentalannya. Lakukan kampanye serta penyuluhan keunggulan biodiesel yang Anda produksi pada masyarakat sebagai strategi marketing.

Lebih jelasnya perhatikan bagan berikut,

analisis SWOT
Bagan rumusan identifikasi masalah dan penyelesaian dengan bantuan analisis SWOT

Anda bisa membuat sendiri bagan strategi dengan template berikut, silahkan download gratis! [Bagan-Strategi_Analisis_SWOT]

Sumber: [Perform a SWOT Analysis: A Startup’s Best Method]

Kesimpulan: Menangkan Kompetisi Dengan Strategi yang Mantap

Sebagai langkah awal membuka suatu perusahaan, Anda harus mengkaji strategi dapat Anda gunakan untuk memenangkan kompetisi.

Strategi tersebut dapat Anda susun dengan mendeskripsikan faktor internal dan eksternal perusahaan Anda dengan analisis SWOT.

Minimalisir kelemahan dan ancaman, serta kembangkan dan gunakan kekuatan perusahaan dan kesempatan yang Anda temui untuk memenangkan kompetisi.

 

Sumber:Admin(2015).CaramelakukananalisisSWOTuntukmemetakanpersaingandanmenentukanstrategi.http://blog.tempat-usaha.com/bussiness-startup/cara-melakukan-analisis-swot.html

 

Lembaga-Lembaga Pemasaran

Lembaga-Lembaga Pemasaran
Defenisi: Lembaga pemasaran adalah badan usaha atau individu yang menyelenggarakan pemasaran, menyalurkan jasa dan komoditi dari produsen ke konsumen akhir, serta mempunyai hubungan dengan badan usaha atau individu lainnya. Lembaga pemasaran muncul karena adanya keinginan konsumen untuk memperoleh komoditi yang sesuai dengan waktu (time utility), tempat (place utility), dan bentuk (form utility). – Tugas lembaga pemasaran: Lembaga pemasaran bertugas untuk menjalankan fungsi-fungsi pemasaran serta memenuhi keinginan konsumen semaksimal mungkin. Imbalan yang diterima lembaga pemasaran dari pelaksanaan fungsi-fungsi pemasaran adalah margin pemasaran (yang terdiri dari biaya pemasaran dan keuntungan). Bahagian balas jasa bagi lembaga pemasaran adalah keuntungan yang diperoleh dari kegiatan pemasaran.
 Golongan lembaga pemasaran:
1. Menurut penguasaannya terhadap komoditi yang diperjual belikan, lembaga pemasaran dapat dibedakan menjadi 3 (tiga) yaitu: Lembaga yang tidak memiliki komoditi, tetapi menguasai komoditi, seperti agen dan perantara, makelar (broker, selling broker, dan buying broker) Lembaga yang memiliki dan menguasai komoditi-komoditi yang dipasarkan, seperti: pedagang pengumpul, tengkulak, eksportir, dan importir. Lembaga pemasaran yang tidak memiliki dan menguasai komoditi yang dipasarkan, seperti perusahaan-perusahaan yang menyediakan fasilitas transportasi, auransi pemsaran, dan perusahaan yang menentukan kualitas produk pertanian (surveyor).
2. Berdasarkan keterlibatan dalam proses pemasaran, yaitu: Tengkulak, yaitu lembaga pemasaran yang secara langsung berhubungan dengan petani. Tengkulak melakukan transaksi dengan petani baik secara tunai, ijon maupun kontrak pembelian. Pedagang pengumpul, yaitu lembaga pemasaran yang menjual komoditi yang dibeli dari beberapa tengkulak dari petani.
Peranan pedagang pengumpul adalah mengumpulkan komoditi yang dibeli tengkulak dari petani-petani, yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pemasaran seperti pengangkutan. Pedagang besar, untuk lebih meningkatkan pelaksanaan fungsi-fungsi pemasaran maka jumlah komoditi yang ada pada pedagang pengumpul perlu dikonsentrasikan lagi oleh lembaga pemasaran yang disebut pedagang besar. Pedagang besar juga melaksanakan fungsi distribusi komoditi kepada agen dan pedagang pengecer Agen penjual, bertugas dalam proses distribusi komoditi yang dipasarkan, dengan membeli komoditi dari pedagang besar dalam jumlah besar dengan harga yang realtif lebih murah. Pengecer (retailers), merupakan lembaga pemasaran yang berhadapan langsung dengan konsumen. Pengecer merupakan ujung tombak dari suatu proses produksi yang bersifat komersil. Artinya kelanjutan proses produksi yang dilakukan oleh produsen dan lemabaga-lembaga pemasaran sangat tergantung dengan aktivitas pengecer dalam menjual produk ke konsumen.
Oleh sebab itu tidak jarang suatu perusahaan menguasai proses produksi sampai ke pengecer. Seluruh lembaga-lembaga pemasaran tersebut dalam proses penyampaian produk dari produsen ke konsumen berhubungan satu sama lain yang membentuk jaringan pemasaran.
Arus pemasaran (saluran pemasaran) yang terbentuk dalam proses pemasaran ini beragam sekali, misalnya: Produsen berhubungan langsung dengan konsumen akhir Produsen – tengkulak – pedagang pengumpul – pedagang besar – pengecer – konsumen akhir Produsen – tengkulak – pedagang besar – pengecer – konsumen akhir Produsen – pedagang pengumpul – pedagang besar – pengecer – konsumen akhir dll Hubungan antar lembaga-lembaga tersebut akan membentuk pola-pola pemasaran yang khusus. Pola pemasaran yang terbentuk selama pergerakan arus komoditi pertanian dari petani ke konsumen akhir disebut sistem pemasaran. Fungsi-Fungsi Lembaga Pemasaran 1.
Pengecer (Retailer) Fungsi-fungsi pemasaran yang dilaksanakan adalah: mengkombinasikan beberapa jenis barang tertentu melaksanakan jasa-jasa eceran untuk barang tersebut menempatkan diri sebagai sumber barang-barang bagi konsumen menciptakan keseimbangan antara harga dan kualitas barang yang diperdagangkan menyediakan barang-barang untuk memenuhi kebutuhan konsumen melaksanakan tindakan-tindakan dalam persaingan Klasifikasi pedagang pengecer:
a. Berdasarkan luasnya product line (jenis produk), terdiri dari: Speciality store, yaitu pengecer yang menjual hanya satu macam produk. Misalnya toko pakaian anak-anak, pakaian wanita, dll. Toko Serba Ada (TOSERBA) atau department store, yaitu golongan pengecer yang menjual berbagai macam product line. Biasanya toserba memiliki volume usaha yang besar, kondisi keuangan kuat, dan beroperasi sebagai perusahaan, Single line store, yaitu pengecer yang hanya menjual satu macam product line, seperti toko buah, toko makanan, toko bangunan, dll.
b. Berdasarkan bentuk pemilikan, terdiri atas: Independent store, yaitu kepemilikan perorangan, yang sekaligus berfungsi sebagai pimpinan, Corporate chain store, yaitu beberapa toko yang berada dibawah satu organisasi, dan dimiliki oleh sekelompok orang. Masing-masing toko menjual product line yang sama dan struktur distribusinya juga sama.
c. Berdasarkan penggunaan fasilitas, dibedakan atas: Store retailer atau toko pengecer, yaitu pengecer yang memiliki toko sendiri, atau tempat menjual barang-barang, Non store retailer atau pengecer tanpa toko, yaitu pengecer yang menjual produknya dengan menggunakan fasilitas lain, seperti: menjajakan produk dari rumah ke rumah, penjualan melalui pos, penjualan melalui internet, penjualan melalui mesin otomatis, dll.
d. Berdasarkan ukuran toko, dibedakan atas: Pengecer kecil (small scale retailer) Pengecer besar (large scale retailer) 2. Pedagang besar (wholesaler) Menurut fungsi yang dilakukan pedagang besar dapat digolongkan menjadi: Pedagang besar dengan fungsi penuh (full function wholesaler), yaitu: pedagang besar yang melaksanakan fungsi-fungsi pemasaran secara keseluruhan, mulai dari: fungsi pembelian – penjualan – pengangkutan – penyimpanan – fungsi keuangan – fungsi pengambilan resiko, dll.
Dalam menjalankan aktivitasnya pedagang besar dalam ketegori ini biasanya selalu menjaga persediaan yang cukup dan lengkap, menggunakan beberapa penjual (salesman), dan melakukan hubungan-hubungan secara teratur dengan pengecer. Pedagang besar dengan fungsi terbatas (limited function wholesaler), yaitu: pedagang besar yang hanya menjalankan fungsi atau jasa yang terbatas. Dasar pertimbangan meninggalkan fungsi lain adalah untuk efisiensi dan mengurangi resiko dalam pemsaran. Dalam hal ini fungsi-fungsi tersebut terbagi pada produsen, dan pedagangn pengecer. Pedagangan besar yang masuk dalam golongan fungsi terbatas adalah: Mail order wholesaler, yaitu: pedagang besar yang melakukan penyaluran barang secara sentral, melalui pos, tanpa menggunakan penjual. Chas and carry wholesaler, yaitu: pedagang besar yang melakukan perdagangan secara tunai, dan tidak melakukan penghantaran barang (non delivery order), bisanya jumlah barang-barangnya terbatas. Drop shipper, yaitu: pedagang besar yang tidak melakukan penyimpanan, kegiatan yang dilakukan biasanya melalui telepon, sehingga menghemat biaya eksploitasi (biaya eksploitase rendah), Raak Jobber, yaitu: pedangan besar yang khusus memberikan jasa dan mengatur barang-barang miliknya di toko pengecer, Wagon Jobber, yaitu pedagang besar yang khusus melayani perdagangan barang-barang secara cepat, terutama barang yang mudah rusak dan busuk. 3. Agen Penunjang (Facilitating Agent) Agen merupakan salah satu perantara yang penting dalam saluran distribusi, karena dapat membantu dalam pelaksanaan fungsi pemasaran secara baik dan lebih efisien, karena agen membantu pedagang dalam memindahkan produk. Agen penunjang dapat dikategorikan berdsarkan fungsi yang dilakukan, yaitu: Agen pembelian dan penjualan (purchasing and sales agent), yaitu: lembaga pemasaran yang bekerja atas kontrak tertentu untuk melakukan pembelian barang, dengan menerima sejumlah komisi atas penggunaan jasa pembelian, tidak berhak atas barang yang dibeli atau dijual, dan tidak dapat bertindak menyaingi pedagang yang pengontrak. Jenis-jenis agen pembelian dan penjualan adalah: Free lance broker (makelar), yaitu: pelaku pemasaran yang tidak memiliki daerah yang tetap, dan dapat merundingkan penjualan untuk siapapun, tidak ada batasan wilayah, terikat masalah harga, syarat, dan kondisi penjualan dengan pengontrak. Agen pabrik (manufacturer’s agent), yaitu: agen yang mengadakan perundingan untuk menjual barang-barnag dari pengontraknya. Agen pabrik mempunyai ikatan dengan pengontrak dalam hal wilayah, harga, syarat, dan kondisi penjualan. Agen penjual (sales agent), yaitu: agen yang dikontrak oleh perusahaan untuk menjualkan produk perusahaan dalam wilayah yang tidak terbatas. Agen pembelian (purchasing agent), yaitu: agen yang bertindak sebagai pembeli (kadang disebut pembeli tetap), dan mencari sumber-sumber persediaan (supply) untuk beberapa pedagang pengontrak.
Biasaya dilakukan oleh chain store dan toko serba ada. Agen pengangkutan, terdiri dari dua kategori, yaitu:
1) bulk transportation agencies (agen pengangkut borongan), dan 2) specialty shippers (agen pengangkutan khusus). Agen penyimpanan (storage agent), terdiri dari: 1) pedagang komisi,

2) gudang umum (public warehouse) Franchise, yaitu: seorang penjual memberikan hak kepada seorang pembeli untuk memasarkan barang-barangnya, tetapi pembeli harus bersedia mengikuti kebijaksanaan yang ditetapkan oleh penjual dan tidak menjual barang-barang saingan. Dalam franchising biasanya terdapat adanya kerjasama mengenai soal harga, periklanan, dan kebijaksanaan-kebijaksanaan lainnya. Franchising ada 2 bentuk, yaitu 1) product franchising, yaitu: kerjasama penjualan barang secara individual, missal pengecer yang menjual bermacam-macam barang tetapi bukan barang saingan, dan 2) business franchising yaitu: meningkatkan kerjasama dan komunikasi dalam saluran.

Pedoman cara beternak kelinci, Baca lalu praktekan!

Sekarang ini pemasukan bisa datang dari mana saja, termasuk dengan beternak kelinci. Baik untuk kelinci pedaging atau kelinci hias, pembudidayaan kedua jenis kelinci tersebut belakangan cukup prospektif. Hal ini terbukti dari banyaknya permintaan pasar pada peternak-peternak kelinci di daerah-daerah terutama untuk jenis kelinci pedaging. Meski kelihatannya mudah namun ada beberapa tips budidaya kelinci yang perlu diperhatikan jika bisnis ini dijalankan dengan serius.

Bagi pecinta hewan, beternak kelinci mampu memberi keuntungan dari dua sisi. Yang pertama sebagai alternatif pemasukan (keuangan), dan yang kedua mengembangkan hobi memelihara hewan. Kedua peluang tersebut tentu saja bisa dijalankan bersamaan dengan keuntungan berlipat.

Cara ternak kelinci dengan budidaya skala kecil

Meskipun dengan modal kecil, pecinta kelinci bisa memulai usaha beternak kelinci skala rumahan dengan modal kecil. Yang paling penting harus dipahami tips budidaya kelinci mencakup langkah-langkah pembuatan dan penempatan kandang, pemilihan indukan, perawatan, pemberian pakan dan sebagainya.

Berikut tips budidaya kelinci yag wajib diperhatikan.

Siapkan Kandang

Baik beternak kelinci skala besar maupun kecil, salah satu faktor terpenting adalah mempersiapkan kandang. Ukuran kandang sendiri bisa disesuaikan dengan jumlah kelinci yang akan diternakkan. Begitu juga dengan jenis kandangnya bisa dipilih jenis kandang kelinci sistem terbuka atau tertutup. Besar kecilnya perlu mengacu pada luas ruangan yang tersedia. ( baca: spesifikasi kandang kelinci dan cara membuatnya )

kandang pasangan kelinci

Untuk ternak kelinci skala rumahan, lebih praktis jika membeli kandang kelinci di toko hewan. Nah jika peternakan berkembang semakin besar, berikutnya kandang bisa dibuat sendiri utntuk mengurangi biaya pembelian kandang yang lebih besar.

Berikutnya adalah tata letak atau posisi kandang kelinci yang benar. Kandang kelinci perlu diletakkan ditempat yang tenang, tidak bising, dan jarang dilewati banyak orang. Ruangan untuk penempatan kandang juga perlu mendapat pasokan sinar matahari yag cukup serta sirkulasi udara yang memadai. Satu hal yang penting, beri jarak yang cukup jauh antara kandang kelinci dengan dapur atau ruang makan.

Pakan Kelinci

Berikutnya yang dibutuhkan untuk budidaya kelinci yaitu pengadaan pakan. Umumnya para peternak kelinci memberi pakan kelinci berupa kombinasi pakan pelet dan pakan sayuran. Namun banyak juga yang hanya menggunakan pakan pelet karena jauh lebih praktis dan kandungan gizinya lebih sempurna. Meski begitu para peternak harus cermat dalam hitung-hitungan bisnis mengingat harga pakan pelet cukup mahal. Intinya jenis pakan apapun bisa saja diberikan asalkan tetap menguntungkan.

makanan ternak kelinci

Seperti yang disebutkan diatas, harga pakan pelet pabrikan lumayan mahal (tergantung kualitasnya). Jika yang diternakkan adalah kelinci hias dari ras mahal sebaiknya diberi pakan pelet kualitas terbaik karena harga jual kelinci hias tetap menguntungkan. Jika kelinci yang diternakkan dari ras biasa atau hanya kelinci pedaging sebaiknya diberi pakan kombinasi pelet dan limbah sayuran. ( baca : menu makanan kelinci yang wajib diberikan )

Waktu pemberian pakan – Normalnya, pemberian pakan kelinci baik untuk kelinci hias ataupun pedaging adalah dua kali sehari, pagi dan sore hari. Yang harus diperhatikan, tidak boleh mencampurkan antara pakan pelet dan saturan pada satu pemberian. Sayuran bisa diberikan pada pagi hari dan pelet diberikan sore hari, atau sebaliknya.

Sejumlah ahli mengatakan, setiap satu ekor kelinci membutuhkan pakan seberat 5%-6% dari bobot tubuhnya. Jadi para peternak harus benar-benar teliti saat memberi pakan. Dengan kata lain tidak perlu berlebihan dan tidak perlu kekurangan.

Pemilihan bibit serta calon induk yang cocok!

Pada dasarnya syarat dalam berternak kelinci itu tergantung dari tujuan pemeliharaan utama kelinci tersebut. Untuk tujuan pada jenis kelinci hias (berbulu panjang) seperti kelinci angora, rex, dan american chincilia adalah  jenis kelinci yang sangat cocok untuk di ternakan.

Untuk peternak yang memiliki tujuan  pada budidaya kelinci hias, maka peternak tersebut harus memilih bibit yang memiliki potensi genetik serta pertumbuhan bulu yang sangat baik. Secara sepesifik kelinci yang akan di ternakan juga harus mempunyai fertilitas tinggi, tidak nervouz, tidak cacat, bulu tidak kusam, aktif, dan mata bersih serta terawat.

Membedakan kelinci jantan dan betina

Kelinci jantan – Mencari tau jeniskelamin jantan pada kelinci umumnya tidak begitu sulit, untuk kelinci jantan memiliki bentuk ciri di bagian bawah dekat ekor dan tepat di bagian atas anus ada semacam tabung yang tertutup bulu, itu merupakan (organ penis kelinci jantan).

Selain dari itu kelinci jantan yang berumur muda sekitar tiga minggu memiliki bentuk kepala seperti balok. Untuk ukuran berat badan kelinci jantan  akan memiliki bobot yang lebih kecil dari kelinci betina walaupun kelinci tersebut dari spesies yang sama.

Kelinci jantan biasanya juga memiliki keunikan saat dia terlihat di cuaca panas, biasanya mereka akan menunjukan tonjolan testikel  terutama saat kelinci tersebut sedang tiduran dan duduk. Untuk kelinci penjantan juga memiliki temperamental yang baik dan akrab dengan siapa saja di dekatnya. Di tambah lagi mereka juga memiliki rasa penasaran yang tinggi akan berbagai hal.

jenis kelamin kelinci

Kelinci betina – Untuk mencari tau kelinci betina , anda bisa perhatikan di bagian bawah ekor tepat di bagian atas anusnya.  Jika anda lihat terdapat gundukan dengan celah  maka  bisa  di pastikan kelinci tersebut berkelamin betina. Pada ukuran dan bobot kelinci betina umumnya berbeda dengan kelinci pejantan.

Kelinci betina memilki bobot dan ukuran yang lebih besar dari kelinci pejantan walaupun dari jenis spesies yang sama.  Di bagian kepala kelinci pejantan juga  memiliki  perbedaan dengan jenis kelinci betina, umumnya bentuk kepala yang terlihat pada kelinci pejantan memiliki bentuk lebih membulat.

Cara mengawinkan kelinci

Yang perlu anda pehatikan dalam mengawinkan kelinci adalah jangan pernah mengawinkan kelinci yang belum siap kawin (berumur muda). Karena jika anda paksakan  maka akan berdampak kelinci tersebut akan rusak. Biasanya jika seseorang memaksakan  kelinci pejantan untuk di kawinkan maka akan mengakibatkan kelinci pejantan mengalami perubahan bentuk menjadi kerdil, sehingga akan mengganggu pertumbuhan pada dirinya dan pada kelinci betina pun akan mengalami gagal bunting jika di paksakan. Oleh sebab itu kawinkan kelinci dengan umur yang ideal sekitar 8 Bulan lebih.

Selain dari itu Ciri ciri kelinci siap kawin biasanya juga dapat di lihat dari tingkah lakunya serta bentuk fisik pada kelaminnya. Pada tingkah laku kelinci yang siap kawin mereka akan sering kali menunjukan perilaku seperti  gelisah, mendekati lawan jenis,  hobi menggosok gosokan dagu, dan terakhir memiliki bentuk fisik pada bagian vulvanya yang berwarna merah jambu.

kelinci kawin

Ketika anda sudah memiliki sepasang kelinci dengan umur yang cukup dan ingin segera mengawinkannya. Hal pertama yang harus anda lakukan adalah bawa kelinci betina ke kandang kelinci jantan. Penting! Jangan sampai terbalik, karena hal ini memiliki fungsi agar kelinci jantan memiliki Kepedean dan mendominasi kandang saat perkawinan.  Setelah kelinci betina sudah anda tempatkan dalam kandang jantan. Maka sebaiknya biarkan beberapa saat, biarkan mereka  berdua bercumbu. ( baca: cara jitu mengawinkan kelinci )

Selanjutnya  jika anda melihat kelinci tersebut sudah kawin dengan bentuk kelinci jantan menaiki betina sekitar 5 menit (reproduksi). Maka anda langsung angkat kelinci betina dari kandang dan berikan kelinci betina tersebut untuk istirahat selama 15 menit.  Setelah itu masukan lagi kelinci betina tersebut ke kandang jantan. Nah jika kelinci betina sudah tidak mau di kawinkan, maka itu tandanya perkawinan pada kedua kelinci sudah selesai. Lalu kembalikan kelinci betina tersebut ke kandangnya.

Kelinci hamil

Jika anda  sudah dapat mengatahui tentang cara mengawinkan kelinci. Maka hal selanjutnya  yang anda perlukan adalah bagaimana mengetahui kelinci hamil?  Seekor kelinci yang sedang hamil biasanya akan mengalami peningkatan konsumsi makanan  pada dirinya. Sekitar dua minggu sebelum induk kelinci melahirkan,  umumnya induk kelinci  akan mengkonsumsi makanan lebih banyak agar dapat mencukupi kebutuhan nutrisi bayinya.

kelinci hamil

Pada kehamilan minggu ketiga  perubahan perut yang semakin membesar pada kelinci betina yang sedang hamil juga akan di alami oleh mereka. Namun pembesaran perut pada kelinci yang sedang hamil umumnya juga tidak selalu terlihat seperti hewan lainnya. Maka untuk mengetahuinya secara pasti, tes kehamilan yang biasa di sebut dengan nama palpitasi harus di lakukan.

Palpitasi biasa di lakukan dengan cara meraba raba  perut kelinci betina agar dapat merasakan adanya bentuk bola seperti seukuran buah zaitun. Selain dari itu mengatahui hal lain dari kelinci hamil, kelinci hamil juga akan mengalami kepribadian yang akan semakin agresif. Saat waktu kehamilannya tersisa 2 atau 3 hari biasanya induk kelinci akan mulai membuat sarang. Kelinci tersebut biasanya akan mengumpulkan benda apa saja untuk membuat sarangnya termaksud bulu pada dirinya sendiri.

Baca: Ciri kelinci anda telah hamil

Kelinci yang melahirkan

Jika anda sudah mengetahui kelinci kelinci betina anda sedang hamil, maka hal selanjutnya yang harus anda siapkan adalah mengetahui berbagai  hal tentang segala persiapan  anak kelinci yang baru lahir. Berikut indalah metodenya.

  • Pemeriksaan terhadap anak kelinci

Setalah dua hari induk kelinci melahirkan maka anda sebagai peternak harus melakukan pengecekan terhadap anak kelinci tersebut. Pastikan untuk mengatahui kondisi anak itu apakah sehat, cacat, atau mati. Anak kelinci yang mati wajib untuk di ambil dan di kubur agar tidak membawa penyakit kepada kelinci yang masih sehat. Dan untuk kelinci yang cacat juga pisahkan,karena  bisa saja cacat kelinci pada dirinya di akibatkan virus yang dapat mengancam kelinci kelinci lain yang sehat.

  • Menjaga keselamatan untuk anak kelinci

Agar anak kelinci anda terjamin keselamatannya maka perlu di perhatikan berbagai hal berikut ini.

  1. Siapkan kotak sarang yang sempurna untuk anak kelinci yang baru lahir. Ini bertujuan agar anak kelinci tersebut akan terlindungi dengan aman terhadap dingin, panas dan tiupan angin sekalipun.
  2. Pastikan anak kelinci harus telindung dari induk kelinci yang kanibal. Terkadang ada beberapa induk kelinci yang sering memakan anaknya, maka karena itu hal tersebut harus di perhatikan.

Bayi kelinci yang terlalu banyak (induk yang tak sanggup untuk meyusui)

Umumnya induk kelinci yang sedang produktif akan melahirkan anak kelinci sebesar 8 – 12 ekor. Nah lalu bagaimana dengan anak kelinci yang terlahir sebanyak 12 ekor? Sementara jumlah puting pada induknya hanya ada 8? Oleh karena itu jika anda menginginkan anak kelinci yang memiliki pertumbuhan  maksimal dan bagus, maka sebaiknya bayi kelinci tersebut di titipkan ke induk kelinci lainnya. Hal tersebut juga dapat di terapkan kepada induk kelinci yang tidak mau menyusui anaknya. ( baca: Metode praktis memelihara bayi kelinci yang baru lahir )

induk kelinci menyusui banyak anak

Perawatan yang harus di perhatikan ketika kelinci lahir adalah mempersiapkan kandang kelinci tersebut agar selalu hangat. Fungsi pada kandang ini merupakan untuk menanggulangi  induk kelinci yang tidak spenuhnya bisa menghangatkan anaknya.

Oleh sebab itu pastikan selalu agar kandang tersebut bisa  selalu hangat untuk anak anak kelinci yang baru lahir, ini demi kesehatan  anak kelinci tersebut. Saran dari saya agar kandang tersebut  bisa selalu hangat, anda bisa menempatkan baju bekas atau kain di dalam kandang tersebut sebagai tempat tidur anak kelinci yang baru lahir.

Selain dari itu perhatikan asupan makanan kepada anak kelinci. Pastikan jangan sampai telat untuk memberikan asupan makanannya. Karena kelinci yang baru lahir akan rentan dan sangat mudah terserang berbagai penyakit yang di sebabkan daya tahan tubuh yang belum stabil.

Maka karena dari itu dengan kita teratur memberikan asupan makanan yang tepat, akan membantu daya tahan anak kelinci tersebut dan  anda juga jangan lupa untuk selalu memperhatikan lingkungan di sekitar dalam merawat anak kelinci, karena biasanya dengan adanya kebisingan akan membuat anak kelinci menjadi  takut dan stres.

Sehingga pada kelinci anakan tersebut akan berakibat terserang penyakit saat kondisi tubuhnya melemah akibat stres pada lingkungan.  Terakhir, pastikan induk kelinci tidak mengalami  kelaparan, karena dalam hal ini induk kelinci sangat memegang peran dalam kelangsungan hidup pada anaknya yang baru lahir.

Anakan kelinci pastinya akan selalu membutuhkan nutrisi makanan dari induknya. Oleh sebab itu anda harus pastikan agar induk kelinci tersebut tidak kelaparan dengan memberi makan secara teratur.

Semoga artikel tentang cara beternak kelinci hias ini dapat berguna untuk breeder kelinci pemula.

 

Sumber: Okdogi(2016).pedomancarabeternakkelinci.http://okdogi.com/2016/01/beternak-kelinci-dengan-modal-kecil-skala-rumahan/

5 Ekor induk kelinci Rex hasilkan 4,5 juta/bulan…

Beternak kelinci? Ya mengapa tidak…
Gambaran singkatnya: modal kecil, pemeliharaan mudah, tidak membutuhkan lahan yang luas bahkan pakan pun tidak terlalu sulit dan mahal, sebab bisa memanfaatkan pakan hijauan dan limbah pertanian/pangan yang ada di sekitar lingkungan peternak.

Nah, selain cepat berkembang biak, harga jualnya pun bagus bahkan tidak sulit untuk menjualnya. Artinya, beternak kelinci sangat cocok untuk ternak keluarga, entah itu petani di desa maupun keluarga di perkotaan.

Dengan cuma memiliki 1 pasang kelinci misalnya, dengan kondisi lingkungan yang pas, kelinci mampu melahirkan 10-11 kali/tahun dengan rata-rata 6-7 anak per kelahiran dan beranjak dewasa pada umur 6 bulan. Nah kalau yang kita piara lebih banyak lagi, tentu pemeliharaan lebih efisien dengan hasil yang tidak kecil.

Itu kalau kita bicara soal kelinci pedaging, lantas bagaimana dengan kelinci hias? Uh, ternyata juga menggiurkan. Contohnya: kita punya induk kelinci New Zealand umur 5 bulan seharga Rp 150.000. Dia beranak setiap bulan 6 ekor. Harga anakan umur 1 bulan Rp 15.000 x 6= Rp 90.000. Jika kita punya 10 ekor indukan produktif saja, maka setiap bulan mampu menghasilkan 6 x 10 = 60 ekor anak x 15.000 = Rp 900.000. Kalau punya banyak indukan? Ya tentu penghasilan semakin tinggi.

kelinci rexHitungan lebih asyik, begitu ditulis dalam www.sinartani.com: Induk betina kelinci Impor jenis Rex harga Rp 500.000. Beranak setiap bulan sejumlah 6 ekor. Anak Rex dijual dengan harga Rp 150.000 x 6 = Rp 900.000. Ini baru satu ekor kelinci. Kalau kita memiliki 5 ekor induk rex saja berarti setiap bulan mampu menghasilkan Rp 4,5 juta.

Memang kita tidak melihat hasil uang semudah itu. Ada tiga hal yang perlu menjadi pemikiran untuk mengurangi mimpi Anda beternak uang tersebut. Pertama, biaya pakan yang tidak sering menjadi perhitungan mengakibatkan kecelakaan berantai di tengah jalan, terutama jika Anda tega memberikan pakan kelinci apa adanya di musim kemarau dan ketika Anda tak mampu membeli konsentrat.

Kedua, perhitungan angka kelahiran 6 ekor memang wajar karena kelinci bisa melahirkan 8, bahkan sampai 10 ekor. Kalaupun ada yang melahirkan 2 atau 4 ekor itu sifatnya kasuistis. Namun demikian kasus kematian beruntun juga harus diperhatikan.

Selain faktor pakan, kebersihan juga menelan biaya, kecuali jika Anda memang tidak membayar orang untuk membersihkan kandang setiap hari. Obat-obatan pada kasus penyakit menular juga sering menelan biaya banyak. Lantas di mana peluang empuknya? Ikuti saja tulisan berikutnya mengenai beternak kelinci.

 

Sumber: Kicauom(2008).5 Ekor Induk kelinci Rex hasilkan 4,5 juta/bulan.https://omkicau.com/2009/06/13/5-ekor-induk-kelinci-rex-hasilkan-45-jutabulan/

 

Tata Cara Menawarkan Produk Kepada Konsumen

 

Seperti ketahui jika seorang spg event merupakan bagian terdepan dari sebuah perusahaan yang berinteraksi langsung dengan konsumen. Selain untuk mendapatkan penjualan, spg event juga berkewajiban menjaga nama baik brand yang dipegangnya. Kami akan bahas sedikit teknik sederhana cara menawarkan sebuah produk yang bisa dilakukan oleh spg event.

 Pertama :  Sampaikan Salam

  1. Biasakan untuk menyampaikan salam dengan melemparkan sebuah senyuman.
  2. Sampaikan salam sesuai dengan waktu, misalnya ; “selamat pagi”, “selamat siang” atau “selamat sore”.
  1. Jangan lupa sebutkan status konsumen apakah seorang Ibu, Bapak, Kakak, Mas atau mba, coba untuk menghindari panggilan tante atau om.
  2. Lakukan kontak mata secara langsung dengan konsumen, misalnya ; “Selamat pagi Ibu / Bapak…” pada saat memberikan salam tersebut tatap wajah konsumen, setelah itu dapat dilanjutkan dengan menanyakan kabar seperti “Apa kabar Ibu / Bapak ?”.     

Hal-hal yang perlu diperhatikan :

  1. Aggresif (Proaktif-Jemput bola, insiatif dan attraktif), contoh : konsumen yang berada di lorong harus segera di sapa dengan tulus dan ditawarkan produk.
  2. Tidak takut / enggan menghadapi SPG event dari competitor. Misalnya jika ada konsumen yang sedang mencar sebuah produk tetapi belum menentukan pilihannya, sekalipun konsumen sedang memegang produk dari competitor, seorang spg event harus mendekati konsumen tersebut, disapa dengan tulus lalu tawarkan produk yang kita jual dengan sikap yang ramah dan simpatik.

Kedua : Presentasi Produk 

  1. Presentasi Normal

Seorang spg event dengan memegang sebuah produk ditangan, lalu memberikan pada konsumen dan biarkan mereka menyentuh produk tersebut sambil seorang spg event menerangkan atau memberi penjelasan tentang keunggulan atau keuntungan dari menggunakan produk yang sedang di presentasikan.

  1. Presentasi Promosi

Seorang spg event memberikan penjelasan kepada konsumen tentang promo dari sebuah produk seperti ; ada diskon, potongan harga, undian atau hadiah langsung yang akan didapatkan oleh konsumen dari program promo.

Ketiga : Mengatasi Keberatan Konsumen

  1. Ini adalah hal yang sangat penting karena merupakan masukan langsung dari konsumen. Yang perlu dilakukan adalah : wajib “Mendengarkan”.
  2. Lalu berikan tanggapan atau jawaban atas keberatan konsumen tersebut. Erlu diperhatikan juga apakah hal tersebut benar merupakan keberatan atau hal yang mengada – ada.

Keempat : Closing

  1. Berikan produk kepada konsumen
  2. Tawarkan kembali : misalnya dengan mengucapkan “tambah 1 buah lagi Ibu untuk persediaan di rumah“.
  3. Jangan lupa sampaikan ucapan atau kata-kata yang simpatik, seperti ; “Terima kasih Ibu/Bapak sudah membeli produk kami, jangan lupa membeli produk kami kembali“.

Kelima  : Menjual Berantai

Ketika lebih dari satu buah jenis produk, seorang spg event “harus” menawarkan secara berantai (tidak hanya satu produk). Misalnya ; “Oh ya Ibu / Bapak sekalian dicoba produk … jika konsumen berminat, seorang spg event dapat melanjutkan presentasi produk tersebut. 

Mengatasi Keberatan Konsumen

  1. Penanganan Konsumen Loyal

– Penyampaian ( jawaban )  informasi atas keberatan konsumen harus jelas dan memuaskan

– Melakukan penjualan berantai

– SPG event wajib menginformasikan kepada konsumen

layanan customer care.

  1. Penanganan mengalihkan konsumen kompetitor

– Dengarkan dengan baik keluhan dan keberatan konsumen

– Probing (penggalian informasi) seperti : Produk apa yang

digunakan, berapa lama dan mengapa menggunakan produk tersebut. Perhatikan kemungkinan adanya kesalahan informasi atas produk kita atau keragu – raguan konsumen atas produk, dan lain sebagainya. Setelah kita menggali lalu arahkan konsumen untuk menggunakan produk kita, dan jelaskan bahwa produk kita adalah produk yang baik, seperti ; “Ibu / Bapak akan lebih hemat, produk kami dapat dipercaya dan kualitasnya terjamin”.

Jika berhasil melakukan “switching” langsung sampaikan kalimat simpatik : “Terima kasih Bapak/Ibu sudah membeli produk kami…”.kamik siap membantu untuk pembelian produk berikutnya.

 Keenam : Ucapan Terima Kasih

  1. SPG event harus selalu mengucapkan terima kasih kepada Konsumen sekalipun konsumen tidak membeli produk kita.
  2. Sampaikan ucapan terima kasih dengan tulus dan ikhlas sambil menatap mata konsumen.

Misalnya ; Terima kasih Ibu / Bapak sudah membeli produk kami (yang terjadi closing).

– Seorang spg event juga harus menjadi Konsultan untuk konsumen anda

– Jangan menjelekkan produk kompetitor, tetaplah fokus pada keunggulan produk kita

– Jangan mendebat konsumen secara terbuka

– Tunjukkan rasa percaya diri dengan suara yag jelas untuk di dengar, ramah, senyum, menguasai produk knowledge dan body language.

TIPS HARD SKILL

1).Jadikan iklan TV sebagai selling point kita dalam menawarkan produk ke konsumen.

2). Wajib membawa produk di tangan.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk anda seorang spg event, agency spg, atau perusahaan penyedia jasa spg event jakarta atau jasa spg event bandung, dll.
Sumber:Admin(2015).TataCaraMenawarkanProdukKepadaKonsumen.http://www.salespromotiongirl.com/tata-cara-menawarkan-produk-kepada-konsumen/

 

 

Design a site like this with WordPress.com
Get started